SISTEM INFORMASI PENANGANAN PERKARA PIDANA KHUSUS

KEJAKSAAN NEGERI PONTIANAK

Detail Perkara


Nomor SP. LID / SPDP : ND- 35/0.1.10.4/Fd.2/08/2019
Tanggal SPDP / Sprint.Lid / Sprint.Dik :
Nomor Register Perkara : PDS-07/PIDSUS/K/12/2019
Nama JPU : JULI ANTORO HUTAPEA, SH. MH
Nama Tersangka / Terdakwa : SUDIANTO
Tempat & Tanggal Lahir : Nanga Pinoh, 31-08-1973
Umur : 45 Tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Khatolik
Alamat : Jl. A. Yani Komp. Mega Mall Blok E No. 3 A Rt.005 Rw.010, Pontianak
Pasal yang dilanggar : Primair : Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1), (2) dan (3) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dalam Undang – Und
Kasus Posisi : Bahwa Tersangka SUDIANTO, selaku Direktur PT. Pelayaran Bintang Arwana Kapuas Armada bersama – sama dengan Saksi M. THOMAS BENPRANG, S.Sos. AAAIK selaku Kepala Cabang PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Pontianak, saksi DANANG SUROSO, ST. IPGDI. AMII selaku Kepala Divisi Klaim PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero) dan Saksi RICKY TRI WAHYUDI, ST. MBA. AAAIK., selaku Direktur Teknik dan Luar Negeri PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero), pada tanggal 26 Desember 2018 telah mengajukan dan kemudian menerima pembayaran ganti kerugian atas tuntutan klaim peristiwa kandas/tenggelamnya Kapal Tongkang LABROY 168 diperairan Solomon sebesar Rp. 4.762.500.000.- (empat milyar tujuh ratus enam puluh dua juta lima ratus ribu rupiah) melalui pemindahbukuan ke No. Rekening : 22222288889 milik PT. Pelayaran Bintang Arwana Kapuas Armada pada Bank Syariah Mandiri Cabang Pontianak. Bahwa pembayaran ganti kerugian kepada PT. Pelayaran Bintang Arwana Kapuas Armada dalam prosesnya tidak merujuk dan mempedomani ketentuan SK Direksi PT. Asuransi JASINDO terutama menyangkut Kebijakan Klaim dan disamping itu PT. Pelayaran Bintang Arwana Kapuas Armada sesungguhnya tidak berhak untuk mendapatkan pembayaran ganti kerugian atas kandas/tenggelamnya Kapal Tongkang LABROY 168 karena adanya breach of warranty atas endorsemen Polis Asuransi Marine Hull atas namanya tanggal 21 Agustus 2014 No. Polis : 405.501.200.14.00081/000/002, disamping itu baik PT. Asuransi JASINDO (Persero) Cabang Pontianak sebagai Penanggung maupun Saksi SUDIANTO selaku Direktur PT. Pelayaran Bintang Arwana Kapuas Armada selaku tertanggung sama – sama tidak menerapkan prinsip – prinsip Asuransi Indonesia yaitu prinsip Utmost Good Faith (prinsip itikad baik).
Jenis Tindak Pidana : Tindak Pidana Korupsi
Tuntutan JPU : Pidana Badan : 1 tahun dan 7 bulan penjara; Denda : Rp.100.000.000,- Sub 3 bulan kurungan; Uang Pengganti : Rp. 4.762.500.000.- (empat milyar tujuh ratus enam puluh dua juta lima ratus ribu rupiah) ke Kas Negara yang diperhitungkan dari uang sebesar Rp. 4.762.500.000.- (empat milyar tujuh ratus enam puluh dua juta lima ratus ribu rupiah), yang telah disita oleh Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Pontianak berdasarkan Surat Perintah Penyitaan No-mor : PRINT- 1446/O.1.10/Fd.2/07/2019 tanggal 9 Juli 2019, Berita Acara Pernyitaan tanggal 09 Juli 2019 dan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pontianak Nomor : 11/Pen.Pid.Sus-TPK/2019/PN. Ptk tanggal 01 Agustus 2019
Amar Putusan : 2.1. Menyatakan Terdakwa SUDIANTO tersebut di atas tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana sebagaimana dalam dakwaan Primair dan Subsidair; 2.2. Membebaskan Terdakwa oleh karena itu dari semua Dakwaan Penuntut Umum; 2.3. Memulihkan hak-hak Terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya dalam keadaan semula; 2.4. Menetapkan barang bukti berupa: • Nomor urut 1 s/d 45 tetap terlampir dalam berkas perkara; • Uang sejumlah Rp. 4.762.500.000.- (empat milyar tujuh ratus enam puluh dua juta lima ratus ribu rupiah) dikembalikan kepada Terdakwa Sudianto sejak Putusan atas perkara ini berkekuatan hukum tetap; 2.5. Membebankan biaya perkara kepada Negara;
Status Perkara : Inkracht
Kembali

Copyright © 2021 | Kejaksaan Negeri Pontianak